Tag: Mobil Listrik

Membedah Perbedaan Varian Mobil Listrik Porsche Macan

Saat ini, Porsche hanya tawarkan dalam dua varian yakni Macan 4 dan Macan Turbo. Angka empat memperlihatkan perubahan keempat terhadap style ini, sekaligus menandai masa kendaraan listrik Porsche sesudah memperkenalkan Taycan sebagai style EV pertama mereka.

Lantas apa saja perbedaan ke-2 varian SUV premium ini? Kita bahas satu per satu lewat impresi lebih dekat di international premiere Porsche Macan lalu.

Baca Juga: Alasan Mobil Listrik dan LCGC Masih Jadi Primadona terhadap 2024

Eksterior

Bicara eksterior, pasti bicara perubahan desain. Porsche bersikeras menjaga bentuk ikonik mereka terhadap style futuristik ini yang kini menjadi lebih tajam dan dinamis terhadap sebagian bagian.

Semua orang yang lihat pasti segera mengetahui bahwa produk baru ini merupakan sebuah Porsche meski tanpa raungan mesin konvensional.

Di atas kertas, ke-2 varian tawarkan ukuran dimensi sama yakni panjang 4.784 mm, lebar 1.938 mm dan tinggi 1.622 mm. Sumbu rodanya lebih panjang 86 mm berasal dari style lawas, kini menjadi 2.893 mm.

Ini pasti menjadi modal bagus untuk sisi kenyamanan interior.Porsche menyematkan pencahyaan yang terpisah terhadap Macan terbaru. Lampu utama kini ada di bemper anggota bawah bersama teknologi matrix LED.

Bagian atas, tepatnya di area kap mesin, terdapat DRL yang kini manfaatkan empat strip LED. Lampu DRL ini mengingatkan terhadap bentuk Taycan dan barangkali bakal digunakan terhadap model-model Porsche teranyar lainnya.

Beranjak ke belakang, Porsche menyertakan emblem huruf diletakkan di atas LED strip stop lamp tiga dimensi yang memanjang di anggota pintu belakang.

Sisi sampingnya terlihat lengkungan desain sama coupe di mana sepertiga anggota belakang melandai membentuk sisi sporty. Area samping ini terhitung menjadi area pelek 22 inci digunakan terhadap kaki-kaki bersama wheel arch dan body cladding meyakinkan sisi SUV.

Perbedaan terhadap ke-2 varian terdapat terhadap detil ornamen. Misal Macan Turbo, menyertakan emblem Turbo di anggota belakang, varian standar manfaatkan emblem Macan 4.

Kemudian jikalau diperhatikan, style Turbo manfaatkan body kit aero yang lebih detil di area depan dan belakang untuk kekuatan aerodinamis yang lebih baik. Ini terlihat terhadap air splitter di depan dan kehadiran lubang hawa di bumper belakang.

Model pelek terhitung berbeda, Porsche Macan standar manfaatkan style bilah berukuran lebar, tetapi Turbo manfaatkan style palang two tone yang lebih sporty. Varian Turbo terhitung manfaatkan body cladding berwarna glossy yang di cat tetapi varian standar manfaatkan warna hitam plastik.

Logo ke-2 varian terhitung berbeda. Pada Macan standar, logo Porsche manfaatkan pewarnaan standar kuning hitam. Varian Turbo, logonya berwarna silver dan ini menjadi ciri khas untuk varian performa Porsche di seluruh model.

Baca Juga: Lebih Untung Mana, Sewa atau Beli Mobil Baru?

Interior

Masuk ke anggota dalam Macan terbaru, penggemar Porsche masih menemui kesan sama berasal dari generasi sebelumnya. Namun kini hadir dua layar berukuran tiap-tiap 10,9 inci sebagai hiburan dan akses untuk penumpang depan.

Ini sebabkan dasbor Macan teranyar penuh layar, belum terhitung mtr. cluster curve 12,6 inci yang membuatnya menjadi futuristik.

Soal layar hiburan ini, Porsche terhitung menyertakan proses operasi teranyar lewat Porsche Communication Management (PCM) yang support perangkat Android dan iOS.
Termasuk kehadiran perintah nada untuk mencari navigasi dan area pengisian daya terdekat. Sisi pengemudi terhitung menghadirkan head up display yang dilengkapi bersama augmented visual untuk memudahkan sepanjang berkendara.

Duduk di balik kemudi Macan terbaru, sensasi sport udah menjadi meski kendaraan diam. Porsche menyertakan jok semi bucket yang sporty. Bahan kulit yang disertakan menjadi nyaman.

Perbedaan ke-2 varian ada terhadap warna di mana varian standar hadir bersama warna hitam, tetapi varian turbo manfaatkan warna putih premium.

Porsche sediakan pilihan warna tersendiri bagi costumer yang dambakan beroleh sentuhan personal terhadap Macan terbaru.

Posisi duduk Macan teranyar terhitung diklaim lebih rendah sampai 28 mm, sebabkan kesan sport makin lama menjadi dan menaikkan ruang kaki bagi pengemudi maupun penumpang.

Selain itu, tidak ada perbedaan berarti terhadap ke-2 varian. Pada versi pre launch yang ditemui, varian standar tidak menyertakan jam di dasbor sedang sebagai ciri khas Porsche.

Macan teranyar masih menyertakan tombol fisik yang memudahkan pengoperasian, tidak sama bersama produk elektrifikasi sejenis yang menghadirkan layar utama. Area konsol sedang kini kosong, hanya tombol pengoperasian AC dan volume audio.

Tuas transmisi, atau mode berkendara karena ini mobil listrik, tukar lebih dekat bersama mtr. cluster. Letaknya mampu terbilang cukup tersembunyi, tapi Porsche menyertakan tuas kecil untuk memindahkan ke mode D, R, atau N. Mode P atau parking hadir berbentuk tombol yang memudahkan perpindahan waktu kendaraan berhenti.

Hadir terhitung LED strip untuk ambient light. Tidak cuman lampu penghias, LED ini mampu mengkomunikasikan sebagian perihal kepada pengemudi layaknya greeting, proses pengisian daya atau proses peringatan yang bermanfaat bersama bersama proses ADAS kendaraan.

Baca Juga: MG Siap Luncurkan 2 Mobil Listrik di IIMS 2024

Performa

Bagian ini yang menjadi pembeda pada ke-2 varian. Di atas kertas, Macan 4 tawarkan tenaga 408 ps dan torsi 650 Nm,s edangkan Turbo tawarkan tenaga 639 ps dan torsi 1.130 Nm.

Tenaga ini disalurkan terhadap dua motor PSM di as roda depan dan belakang, di mana jatah tenaganya didominasi motor belakang.

Baterainya miliki kapasitas 100 kWh, atau kira-kira 95 kWh perhitungan daya yang digunakan, yang digunakan di ke-2 varian. Namun karena perbedaan tenaga, jarak yang di tawarkan berbeda. 

Alasan Mobil Listrik dan LCGC Masih Jadi Primadona terhadap 2024

Mobil segmen low ongkos green car (LCGC) dan kendaraan listrik diprediksi masih akan jadi pilihan masyarakat terhadap 2024. Salah satu alasannya sebab segi ekonomis dan efisiensi bagi konsumen.

Mobil LCGC masih diminati, terlebih untuk pemilik mobil pertama bersama dengan dana tidak besar. Mobil segmen ini menyasar kalangan muda keluarga muda,” kata Pengamat Otomotif LPEM Universitas Indonesia Riyanto dikutip berasal dari Antara, Rabu (31/1/2024).

Di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi baik nasional maupun global, jelasnya, sektor otomotif masih sanggup bernapas lega menyusul tren konsumsi masyarakat Indonesia yang masih tinggi. Selain sebab tren baru, segi kendaraan sebagai penunjang utama mobilitas masyarakat jadi alasan penjualan kendaraan yang masih tinggi di Indonesia.

Baca Juga: MG Siap Luncurkan 2 Mobil Listrik di IIMS 2024

Menurut knowledge Federasi Otomotif ASEAN (AAF), Indonesia menduduki posisi tertinggi dalam penjualan kendaraan dibandingkan bersama dengan negara-negara ASEAN lainnya. Penjualan kendaraan domestik menggapai 836.048 unit penjualan, melewati Thailand di 645.833 penjualan unit terhadap rangkaian kedua.

Riyanto mengatakan, tren penjualan kendaraan yang positif berikut salah satunya disebabkan sebab masyarakat memandang kendaraan masih sebagai sebuah keperluan penunjang aktivitas sehari-hari. “Kelompok bersama dengan ekonomi sanggup akan selalu belanja mobil baru,” ujarnya.

Mobil segmen LCGC dinilainya masih selalu akan dilirik sebab segi ekonomis dan efisiensi bagi konsumen. Ketersediaan mobil LCGC, kata dia, jadi pilihan bagi customer yang tengah berhemat.

Mobil LCGC untuk Fungsionalitas

Mereka sanggup memperoleh kendaraan yang sesuai bersama dengan keperluan biarpun mengorbankan kenyamanan dan juga mutu mobil yang biasa didapatkan terhadap mobil yang lebih mahal.

“Saya rasa terhadap tahun 2024, jumlah mobil LCGC masih jadi pilihan bagi masyarakat yang mementingkan fungsionalitas,” ungkap Riyanto.

Merujuk knowledge Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), mobil segmen LCGC menduduki posisi kedua dan ketiga sebagai mobil terlaris terhadap tahun 2023. Adapun lima mobil LCGC terlaris terhadap tahun 2023 tempo hari antara lain Daihatsu Sigra, Honda Brio, Toyota Calya, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla.

Baca Juga: Daftar Motor Legal Termahal di Dunia

Fenomena Mobil Listrik

Sementara itu, opsi kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik pun diprediksi akan semakin diminati oleh masyarakat di tahun 2024 ini. Riyanto menyebutkan minat customer semakin meningkat sebab pemberian berasal dari beraneka macam pihak seperti pemerintah, produsen otomotif, dan juga sektor lainnya.

“Sekarang kan udah banyak produsen mobil listrik yang masuk di pasar Indonesia dan tersedia juga yang akan membangun fasilitasnya di sini. Menurut saya hal itu akan menyebabkan harganya sanggup jadi lebih terjangkau,” ujar dia.

Dia juga memberikan bahwa fenomena mobil listrik ini didorong oleh semakin banyaknya masyarakat yang penasaran bersama dengan teknologi listrik yang ramah lingkungan.

MG Siap Luncurkan 2 Mobil Listrik di IIMS 2024

Morris Garages (MG) siap meluncurkan dua mobil listrik sekaligus di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Kehadiran roda empat bertenaga baterai dari pabrikan blasteran Inggris dan Cina ini, merupakan bukti nyata prinsip perusahaan untuk berakselarasi transisi ke mobilitas berkelanjutan di Tanah Air.

Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia mengemukakan visi perusahaan, lewat IIMS 2024, dan mengidamkan meyakinkan ulang visi MG didalam menolong dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami percaya, bersama dengan meluncurkan dua kendaraan listrik kami yang terbaru, kami mampu memberikan pilihan yang lebih luas bagi customer Indonesia untuk beralih ke mobilitas yang lebih ramah lingkungan,” ujar Arief, didalam ketarangan resmi, Rabu (7/2/2024).Dua mobil listrik MG yang mengaspal di IIMS 2024 terhadap 15 Februari mendatang ini, merupakan anggota dari kiat untuk memperkuat posisi MG di pasar elektrifikasi Tanah Air.

Meskipun belum ada Info detail mengenai dua mobil listrik baru ini, tetapi konsep peluncuran tersebut menunjukan ambisi MG untuk memimpin pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Tidak hanya bersama dengan menghadirkan produk-produk memiliki kualitas tinggi yang memenuhi keperluan mobilitas modern, tetapi terhitung bersama dengan berkontribusi terhadap usaha international didalam mengurangi dampak lingkungan.

Kehadiran empat tipe EV dari MG, terhitung New MG ZS EV dan MG 4 EV yang sudah di mengolah secara lokal, tidak hanya memperluas pilihan kendaraan listrik di Indonesia – tetapi terhitung menandai cara besar menuju masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga : Lebih Untung Mana, Sewa atau Beli Mobil Baru?

MG Indonesia Bakal Boyong MPV Listrik Maxus 9

Morris Garages (MG) Motor Indonesia siap membawa MPV listrik bongsornya, Maxus 9. Model ramah lingkungan ini, bisa saja besar akan diluncurkan di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, terhadap 15 Februari mendatang.

“Apakah itu MG Maxus 9 EV atau sesuatu yang sama inovatifnya menanti untuk diperkenalkan? Kami mengundang Anda untuk melihat sendiri kejutan yang kami siapkan,” kata Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, didalam keterangan resmi, Jumat (2/2/2024).

MG Maxus 9, merupakan mobil keluarga ramah lingkungan bersama dengan baterai lithium-ion 90kWh yang menjanjikan jangkauan sampai 540 km didalam satu kali pengisian.

Selain itu, mobil ini terhitung punyai rating keselamatan 5-bintang dari EURO NCAP, dan dipercayai mampu kandidat menarik perhatian di IIMS 2024.

Tapi, apakah kehadiran MPV listrik premium ini di Indonesia hanya semata-mata rumor, atau akan menjadi kenyataan yang mampu mengubah lanskap kendaraan listrik di negeri ini?

“MG Maxus 9, bersama dengan desain futuristiknya, performa mengagumkan, dan kenyamanan tingkat tinggi, pastinya menjadi kandidat yang cocok. Namun, apakah kami akan meluncurkannya di IIMS 2024? Tetap pantau untuk Info lebih lanjut,” Arief menambahkan.